Detik-detik Musorkot KONI Padangsidimpuan: Jabatan Ganda Kepala Daerah, Peluang atau Beban untuk Kemajuan Olahraga?

Liputan Khusus, Opini331 Dilihat

Padangsidimpuan, Alarmpena.or.id – Kemajuan olahraga di Padangsidimpuan tidak otomatis tercapai hanya karena kepala daerah menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Jabatan ganda ini dinilai justru menimbulkan tantangan serius, mengingat kepala daerah harus menangani berbagai urusan pemerintahan yang kompleks, mulai dari pelayanan publik hingga pembangunan infrastruktur.

Sorotan kini tertuju pada Wali Kota Letnan Dalimunte dan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan yang sama-sama digadang-gadang mengambil formulir pendaftaran calon Ketua KONI Padangsidimpuan. Pemilihan ketua KONI yang dijadwalkan berlangsung pada 27 September 2025 mendatang memunculkan pertanyaan tentang fokus dan efektivitas kepemimpinan dalam mengelola olahraga daerah.

“Menjadi ketua KONI itu butuh waktu dan perhatian yang besar. Fokus saja urus APBD untuk rakyat,” ujar Ahmad Hakim Lubis, warga Kecamatan Padangsidimpuan Selatan sekaligus bendahara Perkumpulan Waktu Indonesia Bergerak (WIb), Rabu (17/9).

Hakim Lubis mengingatkan bahwa jabatan kepala daerah menuntut dedikasi penuh sehingga potensi konflik kepentingan muncul jika mereka juga menjabat Ketua KONI.

“Lebih baik ada tokoh independen yang bisa fokus mengurus KONI, atau dari ketua-ketua cabor yang sudah memahami dunia olahraga,” tambahnya.

Berbeda dengan pandangan tersebut, mantan Ketua KONI Padangsidimpuan periode 2022-2026, Saiful Jamil Hasibuan ST, mengapresiasi dan mendukung calon Ketua KONI walau berasal dari kepala daerah. Ia berharap mereka dapat membawa perubahan positif bagi olahraga daerah.

“Jika mereka menjadi Ketua KONI, pasti ada nilai plus dan minusnya. Namun, mari kita fokus pada sisi positifnya saja. Saya salut kepada mereka yang ingin membangun olahraga di daerah ini, asalkan memiliki niat tulus dan political will yang kuat,” kata Jamil Hasibuan.

Menurutnya, posisi tersebut memungkinkan pengambilan keputusan langsung terkait fasilitas olahraga yang sangat dibutuhkan, seperti GOR, serta eksekusi permasalahan untuk menciptakan prestasi olahraga yang harus dibangun sejak usia dini.

Baca Juga  Proses Ketat TPP, Musorkot KONI Putuskan Hasanuddin Sipahutar Pimpin KONI Padangsidimpuan

“Prestasi olahraga bukan hal yang mudah, bukan sekadar membalikkan tangan. Sebagai pemangku kebijakan, mereka bisa langsung melakukan eksekusi, berbeda dengan kami yang dulu harus melewati birokrasi panjang dan belum tentu usulan diterima,” jelasnya.

Jamil mengajak semua pihak menjaga suasana kekeluargaan dalam Musyawarah Olahraga Kota (MUSORKOT) KONI nanti dan melihat proses pemilihan secara positif demi kemajuan olahraga dan pembangunan daerah.

“Jangan melihat ini sebagai pertarungan negatif, karena visi mereka sama, yaitu membangun Padangsidimpuan yang MANTAP, termasuk bidang olahraga yang merupakan kebutuhan masyarakat. Mari kita dukung demi kemajuan olahraga,” tutupnya.

Pemilihan Ketua KONI melibatkan suara cabang-cabang olahraga (cabor) yang memiliki hak suara dengan bobot proporsional berdasarkan jumlah anggota dan prestasi cabor. Oleh karena itu, peran cabor sangat menentukan hasil pemilihan.

Seorang Ketua Cabor di Padangsidimpuan yang tidak disebutkan namanya menyatakan sikap bahwa keputusan dalam pemilihan Ketua KONI Padangsidimpuan harus diambil bersama, bukan hanya oleh ketua, serta mempertimbangkan opsi dengan bijak.

“Opsi pertama, saya pelajari dulu dan tidak akan mengusulkan ambisi pribadi. Opsi kedua, saya memilih untuk tidak memilih di antara keduanya. Cabang olahraga itu milik bersama, jadi keputusan harus diambil bersama, bukan hanya oleh ketua saja,” ujarnya sambil berseloroh.

Warga Padangsidimpuan pun berharap agar cabor bersikap objektif dan bijak dalam memilih Ketua KONI. Keputusan yang tepat akan menentukan masa depan olahraga di daerah ini.

“Kami berharap cabor memberikan suara berdasarkan visi dan program yang jelas demi kemajuan olahraga, bukan berdasarkan kepentingan politik,” ujar Zul, warga sekaligus pecinta olahraga voli di Padangsidimpuan.

Plh. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Ridwan Ritongan, yang dikonfirmasi terkait data perkembangan olahraga selama tiga tahun terakhir, khususnya capaian prestasi dan tantangan yang dihadapi, hingga berita ini ditayangkan belum memberikan respons atas pesan konfirmasi yang dikirimkan kepadanya.

Baca Juga  Bupati Tapsel Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana dalam Safari Isra’ Mi’raj dan Pengajian BKMT Angkola Timur

Plt Ketua KONI Padangsidimpuan, Ali Akbar, sebelumnya saat berdiskusi dengan Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunte menjelaskan bahwa selain rencana Musorkot, beberapa Pengurus Kota Cabang Olahraga (Pengkot Cabor) juga akan menggelar musyawarah bersama untuk membahas program-program dalam memajukan KONI Padangsidimpuan ke depan.

Komentar