Lena Parkar dan Rekan Kibarkan Merah Putih di Puncak Teletabis Padangsidimpuan

PADANGSIDIMPUAN, Alarmpena.or.id – Empat perempuan yang tergabung dalam komunitas ‘Emak-Emak Gaul’ melakukan aksi simbolis dengan mengibarkan bendera Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Senin (17/8/2026). Aksi ini menjadi bentuk partisipasi aktif warga sipil dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Keempat tokoh tersebut adalah Bunda Nita, Bunda Abel, Bunda Igus, dan Lena Parkar. Mereka memilih lokasi puncak gunung sebagai latar belakang pembentangan sang saka untuk menegaskan rasa syukur dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa. Kegiatan ini mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Di tengah hembusan angin puncak, mereka tidak hanya membentangkan bendera berukuran besar, tetapi juga melantunkan lagu-lagu nasional. Suasana khidmat terasa kental saat mereka menyanyikan lagu perjuangan, menandai momen refleksi atas kemerdekaan yang telah diraih dengan pengorbanan tinggi.

“Pembentangan dan pengibaran bendera hari ini adalah sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului kita,” kata Lena Parkar, salah satu anggota kelompok, di Lokasi Puncak Gunung Teletabis, Senin (17/8/2026).

Lena menjelaskan bahwa aksi ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan juga merupakan pesan moral bagi generasi muda. Ia berharap semangat para pendahulu dapat terus hidup dan menjadi motivasi bagi estafet kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045.

“Juga untuk memberi dukungan kepada generasi muda yang masih berjuang melanjutkan kemajuan Indonesia ke depannya,” ujarnya.

Lebih jauh, Lena menekankan pentingnya memaknai perjuangan di era modern. Menurut dia, kontribusi positif tidak selalu harus melalui jalur militer atau fisik yang berat, tetapi bisa dilakukan melalui profesi dan peran masing-masing dalam masyarakat.

“Kita berjuang tidak harus memegang senjata. Kita berjuang di era global ini dengan niat yang baik, kekuatan, dan ilmu yang cukup,” tegasnya.

Baca Juga  Selain Soroti Isu Nasional, GMNI Padangsidimpuan Perjuangkan Keluhan Warga Batunadua dalam Aksi Unjuk Rasa Damai

Aksi ‘Emak-Emak Gaul’ ini menunjukkan diversifikasi cara masyarakat merayakan kemerdekaan, dari yang bersifat formal hingga inisiatif komunitas lokal yang kreatif dan penuh makna.

Komentar