Teguran pada Pemotor Berbonceng Tiga, Karyawan Swasta di Padangsidimpuan Jadi Korban Bacokan Parang

Padangsidimpuan, Alarmpena.or.id – Seorang karyawan swasta berinisial RA (24) mengalami luka bacokan di bagian pinggang setelah terlibat keributan dengan sekelompok orang di sekitar Jalan Merdeka, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan. Insiden kekerasan yang melibatkan senjata tajam tersebut terjadi pada dini hari, Selasa (28/7/2026).

Kronologi kejadian bermula saat korban sedang berada di sebuah angkringan di lokasi tersebut. Sekitar pukul 02.20 WIB, sekelompok orang melintas menggunakan sepeda motor dengan cara berbonceng tiga sambil memaki-maki orang di sekitar tempat duduk korban. Merasa terganggu dengan tindakan tersebut, RA mencoba menegur kelompok itu, yang kemudian memicu terjadinya pertengkaran verbal.

“Setelah terjadi keributan awal, para pelaku sempat meninggalkan lokasi. Namun tidak berselang lama, mereka kembali mendatangi korban dengan jumlah lima orang,” kata salah satu saksi berinisial IFS (24) kepada petugas kepolisian di lokasi kejadian.

Saksi mata menerangkan bahwa dalam serangan kedua tersebut, salah satu dari kelima pelaku membawa sebilah parang dan langsung membacok pinggang RA. Akibat aksi kekerasan itu, korban mengalami luka dan segera dilarikan oleh warga ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Mendapatkan laporan dari saksi yang datang ke Mapolres Padangsidimpuan, personel Piket Pamapta III yang bersinergi dengan Piket Reskrim dan Intel segera bergerak ke TKP. Berdasarkan informasi arah pelarian, petugas melakukan pengejaran hingga ke daerah Komplek DPR dan berhasil mengamankan para terduga pelaku beserta satu unit sepeda motor dan barang bukti berupa sebilah parang.

Karena korban tidak membawa kartu identitas saat kejadian, Polres Padangsidimpuan memproses kasus ini menggunakan Laporan Polisi Model A untuk memastikan penyelidikan tetap berjalan.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban masih dalam pengawasan medis, sementara penyidik terus mendalami motif dan menetapkan status tersangka bagi para terduga pelaku.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Harry Pahlevi Resmi Daftar Calon Ketua KONI, Letnan Kapan?

Komentar