Kerangka Manusia Ditemukan di Sungai Batangtoru, Diduga Bukti Tragedi Banjir Garoga 2025

Batangtoru,Alarmpena.or.id — Sebuah kerangka manusia ditemukan di tepian Sungai Batangtoru, Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penemuan ini diduga menambah deretan bukti dampak bencana banjir bandang Garoga yang melanda kawasan tersebut pada November 2025. Penemuan ini menjadi titik terang bagi keluarga korban yang selama ini mencari kejelasan keberadaan anggota keluarga mereka yang hilang akibat bencana tersebut.

Kerangka ditemukan oleh warga di tumpukan kayu bekas banjir di area perkebunan sawit yang berbatasan langsung dengan sungai. Kepala Desa Aek Ngadol, Saolon Sitompul, menyatakan bahwa laporan penemuan ini langsung disampaikan ke pihak berwajib setelah warga mencurigai adanya sesuatu yang mencurigakan di lokasi tersebut.

“Kami langsung melaporkan kepada aparat agar segera dilakukan penyelidikan,” ujarnya.

Polisi merespons cepat dengan mengirim tim khusus untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan awal.

Kapolsek Batangtoru, AKP P. M. Siboro, mengungkapkan,“Personel Reskrim langsung menuju ke lokasi untuk memastikan identitas kerangka dan mengumpulkan bukti.” ujarnya Senin 9 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa kondisi fisik kerangka sudah tidak utuh, tetapi keluarga korban mampu mengenali identitasnya melalui susunan gigi bagian bawah dan barang bukti berupa tas yang ditemukan di dekat lokasi kejadian.

Hasil identifikasi resmi menguatkan bahwa kerangka tersebut adalah Tiarma Sitompul, warga Desa Garoga yang dinyatakan hilang saat banjir bandang melanda kawasan itu pada November 2025.

Hamzah Siregar, anggota keluarga, menyatakan yakin bahwa kerangka tersebut adalah ibunya.

“Dari susunan gigi dan barang yang ditemukan di sekitar lokasi, kami yakin ini adalah ibu saya,” katanya.

Setelah proses identifikasi selesai, keluarga sepakat untuk melakukan pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Aek Ngadol. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan mobil patroli dan disemayamkan secara layak, disertai doa dari tokoh agama setempat. Kepolisian menegaskan bahwa dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, kerangka tersebut merupakan salah satu korban yang sebelumnya belum ditemukan.

Baca Juga  Tabrakan Bus ALS dan Becak Motor Di. Padangsidimpuan, 1 Orang MD

Kejadian ini menjadi pengingat akan besarnya dampak dari bencana alam yang melanda kawasan itu. Penemuan kerangka ini memberikan kejelasan dan penutupan bagi keluarga korban, sekaligus menjadi bukti nyata dari tragedi yang menimpa masyarakat setempat.

Hingga saat ini, proses identifikasi dan pemakaman berjalan lancar, dan pihak berwenang terus melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan.

Komentar