Empat Siswa MTsN 1 Padangsidimpuan Kejar Tiket Nasional OMI, Sekolah Perkuat Mental dan Strategi Belajar

Pendidikan28 Dilihat

PADANGSIDIMPUAN, Alarmpena.or.id – Euforia kemenangan di tingkat kota belum sempat membuat empat siswa MTs Negeri 1 Padangsidimpuan terlena. Sebaliknya, rasa bangga itu justru berubah menjadi bahan bakar untuk persiapan yang jauh lebih serius. Mereka kini tengah mematangkan strategi menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan digelar pada 5-6 Oktober 2026 mendatang.

Keempat delegasi ini bukan nama baru di kancah kompetisi lokal. Faiz Rizky Albuchory Nasution dan Khairunnisa Nauli Siregar masing-masing membawa pulang gelar juara I untuk bidang Matematika dan IPS. Sementara itu, Nadila Najlah Utami Siregar dan Rahmat Zuhair Pulungan sukses mengamankan posisi juara II di bidang IPA dan Matematika. Capaian gemilang ini langsung disikapi pihak sekolah dengan memperbarui peta pembinaan secara menyeluruh.

Tidak ada lagi ruang untuk belajar ala kadarnya. Fokus pelatihan kini bergeser ke pembedahan soal-soal tingkat tinggi dan simulasi ujian yang dirancang khusus untuk menguji ketahanan mental siswa.

Pihak madrasah menyadari bahwa persaingan di level provinsi menuntut tidak hanya kecerdasan akademik, tetapi juga kestabilan psikologis saat berada di bawah tekanan.

Di luar jam bimbingan resmi, inisiatif pribadi para siswa juga terlihat jelas. Faiz Rizky, misalnya, memilih melipatgandakan porsi belajarnya.

Ia bahkan mencari pelatihan OMI secara daring dari lembaga luar sekolah demi memperluas wawasan dan membiasakan diri dengan standar kompetisi yang lebih ketat. Baginya, lolos ke tingkat nasional adalah target yang harus diperjuangkan dengan segala cara.

Kepala MTs Negeri 1 Padangsidimpuan, Asriana Hasibuan, menegaskan bahwa prestasi di tingkat daerah hanyalah batu pijakan, bukan garis finis. Ia mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi di tengah euforia yang baru saja diraih.

Baca Juga  Guru Honorer Bersertifikat di SMP Sayur Matinggi Tapsel Diduga Dipersulit Jam Mengajar, Ada Permintaan Uang

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi anak-anak. Ini hasil kerja keras siswa, guru pembimbing, dan dukungan seluruh warga madrasah,” ujar Asriana.

Kepsek berkomitmen memfasilitasi seluruh kebutuhan akademik agar para delegasi bisa tampil tanpa beban berlebih saat bertanding nanti.

“Kami akan memberikan dukungan maksimal. Semoga anak-anak mampu mempersiapkan diri dengan baik dan membawa nama baik madrasah serta Kota Padangsidimpuan di tingkat provinsi,” tambahnya.

Kini, sinergi antara bimbingan terstruktur, motivasi personal siswa, dan dukungan penuh civitas akademika menjadi fondasi kuat bagi MTsN 1 Padangsidimpuan.

Mereka tidak hanya mengejar medali, tetapi juga membuktikan bahwa kesiapan mental dan strategi belajar yang terukur adalah kunci untuk melangkah lebih jauh di panggung kompetisi yang sesungguhnya.

Komentar