TAPANULI SELATAN, Alarmpena.or.id — Tokoh Masyarakat Sumatera Utara, H. Syahrul Pasaribu, mengunjungi warga yang tinggal di Hunian Sementara (Huntara) di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (12/3/2026).
Kedatangan Syahrul mantan Bupati Tapsel dua periode itu, disambut hangat para pengungsi di Huntara sebagai dampak bencana alam yang melanda wilayah itu pada akhir 2025 lalu.
Setibanya di lokasi, ia meninjau satu per satu bilik hunian, berdialog dengan warga, dan mendengarkan berbagai kebutuhan yang belum sempurna terpenuhi selama masa pemulihan.
Dalam kunjungan tersebut, Syahrul menyalurkan zakat harta kepada 245 kepala keluarga penghuni Huntara.

Penyerahan zakat itu dilakukan sebagai kewajiban dan bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.
“Saya ingin sedikit membantu meringankan beban saudara-saudara kita di sini. Semoga zakat ini bermanfaat dan menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujar Syahrul di hadapan warga.
Ia turut mengajak masyarakat tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan ini. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus berupaya mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) secara bertahap agar warga mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.
Karenanya mari kira doakan Bupati Tapsel Gus Irawan dan seluruh jajaran Pemkab Tapsel agar sehat dan terus mencurahkan kemampuannya dalam merekonstruksi dan merehabilitasi dampak bencana alam yang terjadi.
Syahrul bahkan menyampaikan doa dan harapan agar proses penyelesaian Huntap dapat rampung secepat mungkin. Dengan demikian, warga pengungsi bisa kembali beraktifitas dengan baik di hunian baru yang lebih nyaman.

“Doa kita bersama, kiranya Huntap bisa selesai dibangun. Dan semoga warga bisa segera mendapatkan rumah yang baru dan nyaman,” ucapnya.
Sementara itu, mewakili para pengungsi, Kepala Desa Garoga, Risman Rambe, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian Syahrul yang tetap hadir meski sudah tidak menjabat.
“Meski telah pensiun, perhatian bapak kepada kami tak pernah hilang. Terima kasih kami ucapkan, Pak,” ujarnya dengan haru.
Kehadiran Syahrul di Huntara Napa menjadi semangat baru bagi warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan mereka. Banyak warga berharap perhatian dan dukungan seperti ini terus mengalir hingga proses pemulihan benar-benar tuntas, ujar Risman.
Ungkapan yang sama juga disampaikan tokoh masyarakat Garoga Zulkifli Batubara dan berharap Pak Syahrul terus memberikan perhatian terhadap warga Garoga, termasuk nantinya setelah mereka berada di HUNTAP (Hunian Tetap), agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan yang layak.
Turut hadir di acara itu Triyatna Ass.III Pemkab Tapsel, aparat Desa serta Ketua dan Anggota BPD Desa Garoga Kecamatan Batangtoru.








Komentar