Wakil Bupati Tapanuli Selatan Hadiri Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah

Pemerintah136 Dilihat

Sumut, Alarmpena.or.id – Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah — Wakil Bupati Tapanuli Selatan, H. Jafar Syahbuddin Ritonga, menghadiri acara groundbreaking rehabilitasi lahan sawah yang terdampak bencana alam di Kecamatan Tukka, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pemulihan sektor pertanian yang rusak akibat bencana di wilayah Sumatera Utara.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, dan Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur Pertanian Ali Jamil. Secara virtual, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto turut menyaksikan sebagai bagian dari upaya percepatan rehabilitasi lahan pertanian pascabencana.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya memaparkan bahwa total lahan sawah yang rusak mencapai 37.318 hektare, dengan rincian 22.274 hektare rusak ringan, 10.690 hektare rusak sedang, dan 4.354 hektare rusak berat.

“Groundbreaking hari ini menjadi komitmen nyata untuk memulihkan kembali fungsi lahan dan sistem irigasi,” ujar Surya.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mendukung proses rehabilitasi. Menurutnya, keberhasilan pemulihan pertanian tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp78,5 miliar untuk pemulihan sektor pertanian di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan ini mencakup pupuk, benih, alat dan mesin pertanian, serta kebutuhan pokok masyarakat.

“Saudara-saudara kita yang memiliki sawah dilibatkan langsung dalam proses rehabilitasi, dan upahnya dibayar oleh pemerintah pusat. Kami ingin masyarakat tetap memiliki penghasilan dan harapan,” tegas Amran.

Ia menekankan pelaksanaan rehabilitasi harus menggunakan skema padat karya agar masyarakat terdampak memperoleh lapangan pekerjaan selama masa pemulihan. Menteri Pertanian juga menginstruksikan agar tim selalu siaga di lokasi hingga proses rehabilitasi selesai.

Baca Juga  Tiang Bendera Stadion HM Nurdin Padangsidimpuan Dinilai Terburuk di Tabagsel, Pengibaran Bendera Sempat Terganggu

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani dampak bencana.

“Pak Menteri Pertanian melakukan langkah yang sangat signifikan dalam pemulihan lahan pertanian di Sumatera. Kita apresiasi kegiatan ini karena akan berdampak positif bagi Indonesia dan pemerintah kabupaten. Kita harapkan pemulihan berjalan cepat, terutama di sektor pertanian, sehingga membawa keberkahan bagi masyarakat,” kata Bima Arya.

Groundbreaking ini menjadi tanda dimulainya perbaikan besar-besaran infrastruktur pertanian yang rusak, termasuk rehabilitasi irigasi, penyediaan traktor roda empat dan rotavator, serta pembangunan kembali jalan usaha tani di wilayah terdampak bencana.

Pemerintah berharap program ini dapat mengembalikan produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani yang terdampak bencana.

 

Komentar