Wali Kota Padangsidimpuan Munajat Bersama PPITTNI untuk Korban Bencana di Sumatera

Padangsidimpuan, Alarmpena.or.id — Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, turut hadir dalam Zikir Akbar dan Doa Bersama yang digelar oleh Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia (PPITTNI) sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap korban bencana alam di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Acara berlangsung di Barak Kopjend 37, Kelurahan Losung Batu, Kota Padangsidimpuan, Kamis malam (11/12).

Dalam kesempatan ini, Wali Kota menyampaikan harapan agar doa dan zikir bersama dapat menjadi kekuatan spiritual bagi para korban bencana.

“Melalui zikir ini, kita memohon pertolongan Allah SWT agar musibah banjir dan longsor segera diangkat. Semoga Allah memberi ketabahan dan keselamatan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya dengan penuh haru di hadapan para jamaah.

Acara yang dihadiri oleh pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta anggota PPITTNI ini diawali dengan salat Magrib dan Isya berjamaah, dilanjutkan dengan salat Sunat Hajat, Tobat, dan Witir, yang diakhiri dengan wirid dan doa bersama. Seluruh peserta mengenakan jas PPITTNI sebagai simbol kebersamaan dan semangat persatuan.

Pengasuh Tertinggi PPITTNI, Buya Syekh Muhammad Ali Idris, dalam tausiyahnya menegaskan bahwa bencana alam bukan hanya fenomena alamiah, melainkan juga akibat dari kerusakan tatanan alam akibat perbuatan manusia.

“Ketika manusia berbuat zalim dan jauh dari Tuhan, maka bala bencana pun datang,” tegasnya.

Lebih jauh, Buya Syekh menekankan pentingnya istiqamah dalam beriman dan berzikir, merujuk pada makna Naqsyabandiyah yang berarti tulisan dan istiqamah.

“Bila lubuk hati ditulis dengan kalimat Allah, maka ruh akan kembali berzikir dan tak akan timbul niat berbuat dosa,” jelasnya sambil mengutip Surah Al-Mujadalah ayat 22.

Wali Kota juga menyoroti peran majelis taklim dan zikir sebagai pilar ketenangan jiwa dan pengokoh ketakwaan masyarakat.

Baca Juga  Peradin Padangsidimpuan Sosialisasikan Mahkamah Desa dan Kelurahan dalam Iluminasi KUHAP & KUHP

“Di Padangsidimpuan terdapat delapan majelis taklim yang aktif membina umat. Pemerintah akan terus mendukung aktivitas yang membawa masyarakat kepada cahaya hidayah,” tambahnya.

Selain kegiatan spiritual, PPITTNI juga menunjukkan kepedulian nyata dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana di Tapanuli Selatan. Syekh Muda Muhammad Saifuddin Arif Billah melaporkan bahwa aksi sosial ini menjadi bukti bahwa doa disertai dengan tindakan nyata.

 

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi, zikir dan doa bersama ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial dan ikhtiar batin agar negeri ini senantiasa diberi keselamatan dan bencana segera berlalu.

Komentar