Rasa Aman Kembali ke Bintuju Tapsel, Warga Apresiasi Polsek Batang Angkola Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan

TAPANULI SELATAN, Alarmpena.or.id – Keheningan yang sempat terusik di Kelurahan Bintuju, Kecamatan Angkola Muara Tais, kini mulai pulih. Rasa lega menyelimuti warga setelah personel Polsek Batang Angkola berhasil mengamankan D (Inisial) alias Kompeng, terduga pelaku penganiayaan yang selama ini dianggap meresahkan lingkungan.

Penangkapan yang dilakukan, Senin (7/9/2026) itu langsung disambut hangat oleh masyarakat. Bukan dengan sorak-sorai berlebihan, melainkan melalui pemasangan papan bunga ucapan terima kasih sebagai bentuk apresiasi tulus atas kinerja kepolisian yang responsif terhadap laporan warganya.

Zulham Efendy, tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa langkah polisi ini sangat dinanti-nantikan. Ia menceritakan kronologi singkat bagaimana ketegangan di kelurahan itu bermula dari laporan Rizki Efendi pada Juli 2026 lalu. Bagi Zulham, penangkapan Doni bukan sekadar penegakan hukum, tapi pengembalian rasa aman yang sempat hilang.

“Sudah wajar kami dari masyarakat membuat papan bunga ucapan terima kasih. D sudah acap kali membuat tindakan yang meresahkan, dan kini berkat personil Polsek Batang Angkola, pembuat onar bagi warga sekitar akhirnya berkurang,” ujar Zulham dengan nada bersyukur.

Apresiasi serupa juga datang dari wakil rakyat. Eddy Arryanto Hasibuan SH, Anggota DPRD Tapanuli Selatan Fraksi Gerindra, menegaskan bahwa dukungan masyarakat terhadap aparat adalah hal yang mutlak diperlukan. Sebagai perwakilan daerah pemilihan yang mencakup lokasi kejadian, ia merasa wajib mendengarkan aspirasi warga yang mendambakan ketertiban.

“Kita selaku warga Indonesia yang taat hukum wajib patuh pada aturan. Jika ada yang sering membuat keresahan, maka hukum harus ditegakkan. Apresiasi ini bentuk dukungan kami agar Polsek Batang Angkola terus menjalankan tupoksinya dengan baik,” kata Eddy.

Sementara itu, Marhalim Harahap, Sekretaris DPD Lembaga Informasi Rakyat (Li-Ra) Tapanuli Bagian Selatan, menyatakan komitmennya untuk tidak lepas tangan. Organisasi masyarakat sipil ini telah memantau kasus ini sejak awal pelaporan dan berjanji akan terus mengawal proses hukumnya hingga tuntas. Transparansi dan pengawasan publik, menurutnya, penting agar keadilan benar-benar terasa.

Baca Juga  Bupati Gus Irawan Ungkap Nama-nama Pemain Kayu yang Diduga Picu Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan

Di sisi lain, Kapolsek Batang Angkola AKP Saiful Syam SH MH membenarkan bahwa terduga pelaku kini telah ditahan di Mapolsek sejak Selasa (8/9/2026). Namun, baginya, penangkapan ini hanyalah satu bagian dari tugas besar menjaga kamtibmas di wilayah hukum yang luasnya mencakup lima kecamatan.

Saiful justru menggunakan momentum ini untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi partisipasi warga. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak segan berkomunikasi dan bersinergi dengan polisi.

Baginya, keamanan yang berkelanjutan tidak bisa hanya dibebankan pada seragam cokelat, melainkan butuh kolaborasi erat dengan warga yang mengenal medan dan dinamika sosial di lapangan.

Komentar