Tapanuli Selatan,Alarmpena.or.id — Suasana sore di Hunian Sementara (Huntara) Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, dipenuhi keceriaan anak-anak korban bencana. Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, hadir di lokasi untuk menyapa sekaligus menguji pengetahuan dasar kebangsaan mereka, Minggu (15/03/2025).
Kegiatan berlangsung usai salat Ashar di Mushalla Huntara. Gus Irawan mengamati anak-anak yang bermain riang di taman sederhana sekitar Huntara. Anak-anak itu tampak berlarian dan tertawa, seolah lupa akan kesulitan yang mereka alami pasca bencana.
Bupati kemudian mendekati mereka dan mengajak bernyanyi bersama, menciptakan suasana hangat dan penuh semangat. Saat itu, seorang anak perempuan sempat menangis setelah bertengkar dengan temannya, tetapi Gus Irawan menenangkannya dengan penuh kelembutan hingga tangis berubah menjadi senyum.
Di akhir pertemuan, Gus Irawan mengajukan pertanyaan mengenai nama Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Seorang anak laki-laki dengan suara pelan namun tegas menjawab, “Pak Prabowo Subianto.”
Anak tersebut kemudian menerima hadiah berupa busana Muslim sebagai bentuk apresiasi. Seorang anak perempuan juga berhasil menjawab nama Wakil Presiden, meski dengan tambahan nama yang membuat suasana menjadi riuh oleh gelak tawa, “Gibran Rakabuming Raka Siregar, Pak,” ujarnya polos.
Gus Irawan sebelumnya menyerahkan bantuan menjelang Idul Fitri 1447 H dari Presiden Prabowo Subianto kepada 245 kepala keluarga di lokasi tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjaga semangat dan memberikan akses pendidikan serta kesehatan terbaik bagi anak-anak, meski dalam situasi sulit.
“Anak-anak ini adalah generasi penerus yang harus kita dukung agar tetap tumbuh dan berkembang dengan baik,” katanya.
Keceriaan anak-anak di Huntara Desa Napa menjadi tanda harapan yang terus menyala di tengah kondisi pasca bencana, menggambarkan ketangguhan dan optimisme masyarakat Tapanuli Selatan.








Komentar