Gubernur Sumut Resmikan Jembatan Aek Sipange, Bupati Tapsel Apresiasi Dorong Konektivitas dan Pembangunan

Tapanuli Selatan, Alarmpena.or.id — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, meresmikan Jembatan Aek Sipange di Desa Sigolang, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (05/03). Peresmian ini dihadiri langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran gubernur dan pembangunan jembatan tersebut.

Jembatan sepanjang 50 meter dengan konstruksi rangka baja ini diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus transportasi barang, dan memudahkan mobilitas warga dari Tapanuli Selatan menuju Kabupaten Padang Lawas Utara hingga Labuhanbatu.

“Alhamdulillah di bulan Ramadan ini kita bisa berkumpul meresmikan Jembatan Aek Sipange yang sudah selesai dibangun. Tahun lalu saya sudah berjanji kepada Pak Bupati untuk datang ke sini. Mudah-mudahan jembatan ini membawa kebaikan bagi masyarakat Tapanuli Selatan,” ujar Bobby Afif Nasution.

Gubernur menegaskan jembatan bukan sekadar infrastruktur penghubung, melainkan simbol kehadiran pemerintah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedalaman Tapanuli Selatan.

Ia menambahkan, “Jembatan ini sangat penting untuk membuka akses masuk material dan orang. Setelah jembatan selesai, pembangunan ke wilayah yang lebih dalam bisa kita lanjutkan.”

Selain itu, Bobby Afif Nasution mengungkapkan pemerintah provinsi telah menyiapkan perencanaan peningkatan infrastruktur jalan sepanjang 32 kilometer menuju kecamatan-kecamatan di Tapanuli Selatan yang masih memerlukan perbaikan.

“Kita berkomitmen semuanya akan kita kerjakan secara bertahap hingga Tahun 2028 diharapkan sudah rampung. Kalau sekaligus dikerjakan sekitar 32 kilometer tentu membutuhkan material yang cukup besar. Kita akan upayakan, termasuk kemungkinan penggunaan crusher untuk penyediaan material,” jelasnya.

Gubernur juga menginstruksikan pelebaran ruas jalan sempit mulai dari Simpang Pasar Sipirok, Arse, Saipar Dolok Hole hingga Kecamatan Aek Bilah serta pembersihan material longsor agar akses masyarakat semakin aman. Mengenai dampak bencana tahun lalu, ia menambahkan,

Baca Juga  Eks Kaur Keuangan Desa Sialagundi Laporkan Dugaan Intimidasi Kepala Desa ke Polisi

“Mudah-mudahan pembangunan infrastruktur yang terdampak bencana bisa segera dimanfaatkan dan dipercepat.”

Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, menyambut hangat kehadiran gubernur dan mengapresiasi perhatian besar pemerintah provinsi terhadap pembangunan daerahnya.

“Kami sangat senang atas kehadiran Bapak Gubernur di sini. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk melanjutkan pembangunan. Terima kasih atas alokasi pembangunan jembatan ini karena sangat monumental bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga mengenang peristiwa tragis beberapa tahun lalu saat musim mudik Lebaran, ketika sebuah mobil yang membawa satu keluarga hanyut terseret arus sungai dan menewaskan delapan orang.

“Dengan adanya jembatan ini, mudah-mudahan kejadian seperti itu tidak terulang lagi.”tegas Bupati.

Dalam laporannya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, Chandra Dalimunthe, menyampaikan pembangunan jembatan yang menelan anggaran Rp21,8 miliar dari APBD Provinsi Sumatera Utara ini dilaksanakan pada tahun 2025. Jembatan dilengkapi bronjong sepanjang 50 meter dan tembok penahan tanah sepanjang 700 meter, dengan lebar total 8 meter yang terdiri dari 6 meter badan jalan dan masing-masing 1 meter trotoar di kedua sisi.

Peresmian ini juga dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Selatan Jafar Syahbuddin Ritonga, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Tapsel Sofyan Adil Siregar, jajaran OPD Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Tapanuli Selatan, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, serta masyarakat setempat.

 

Komentar