Bupati Tapsel Gelar Tradisi Punggahan Bersama Korban Banjir dan Longsor di Huntap Hapesong Baru

Tapsel, Alarmpena.or.id – Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menggelar tradisi punggahan atau makan bersama dengan warga korban bencana banjir dan longsor di lokasi hunian tetap (huntap) Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, pada Rabu siang, 18 Februari 2026. Kegiatan ini sekaligus menyambut datangnya bulan Ramadan 1447 H.

Dalam acara tersebut, warga menyembelih seekor sapi yang merupakan sumbangan dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Sapi tersebut kemudian dimasak dan dihidangkan untuk dinikmati bersama oleh seluruh peserta punggahan.

Sebelum menikmati hidangan, Bupati Gus Irawan melakukan panggilan video call melalui WhatsApp dengan Gubernur Bobby Nasution. Melalui sambungan tersebut, warga menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan sapi yang diberikan.

“Terima kasih pak Bobby,” ucap sejumlah emak-emak yang hadir dalam acara.

Gubernur Bobby Nasution menyambut hangat ucapan tersebut dan menyampaikan harapan agar seluruh warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk.

“Selamat menyambut bulan Ramadan ya bapak dan ibu. Semoga kita mampu menjalankan ibadah di bulan yang suci ini dengan penuh khusyuk,” kata Gubernur Bobby.

Selain makan bersama, Bupati Gus Irawan juga menyerahkan bantuan kurma dan air mineral kepada warga. Ia menegaskan bahwa tradisi punggahan ini bertujuan agar nuansa Ramadan tahun ini tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun-tahun sebelumnya kita berbuka puasa di rumah dengan kurma, sebelum puasa juga punggahan. Nah ini kita lakukan supaya warga kita tetap merasakan hal yang sama,” jelas Gus Irawan.

Bupati juga mengungkapkan bahwa tradisi punggahan telah dilaksanakan di berbagai desa di Kabupaten Tapsel, termasuk Desa Garoga, Huta Godang, Sitinjak, Sipirok, Simarpinggan, dan Aek Ngadol.

Warga Hapesong Baru menerima dana tunggu hunian (DTH) sebagai pilihan hunian setelah bencana. Mereka memilih DTH ketimbang hunian sementara (huntara), sehingga saat ini fokus pembangunan diarahkan pada huntap yang diharapkan selesai sebelum Lebaran.

Baca Juga  Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I di Bagas Lombang Tapsel Dorong Swasembada Pangan 2026

“Nah warga kita di sini memilih dana tunggu hunian. Maka mereka tidak disiapkan huntara, tapi hunian tetap ini yang sedang coba kita kejar sebelum Lebaran masyarakat sudah bisa menempati huntapnya masing-masing,” jelas Gus Irawan.

Meski demikian, faktor cuaca hujan deras masih menjadi kendala yang berpotensi memperlambat progres pembangunan huntap. Bupati optimis pembangunan dapat mencapai sekitar 80 persen sebelum batas waktu yang ditentukan.

“Mudah-mudahan tetap bisa kita kejarkan di 80-an persen untuk masyarakat yang sudah menanti-nanti tinggal di huntap ini melalui dana gotong royong inisiasi Menteri Perumahan Rakyat, Maruar Sirait melalui Yayasan Tzu Chi Indonesia,” tambahnya.

Acara tersebut turut dihadiri Asisten III Triyanta, Kepala Bappeda Chairul Rizal Lubis, Kabag Umum Sugeng P. Siregar, Camat Batang Toru, Danramil, dan Kepala Desa Hapesong Baru.

Komentar